ALAT ALAT MASAK YANG BERBAHAYA
Ada bermacam-macam alat masak dipasaran, kita perlu mengenali kelebihan dan kekurangan alat masak yang kita pergunakan agar dapat menghindari hal-hal yang berbahaya bagi kesehatan kita dan keluarga, terutama bila kita memiliki anak balita.
1. Besi.
Alat masak dari besi biasanya banyak dijumpai berupa penggorengan / wajan, banyak digunakan oleh pedagang makanan. Besi adalah bahan metal yang kasar permukaannya dan berpori besar sehingga lemak ataupun sisa-sisa masakan dapat terserap dan menempel dalam pori-pori yang terbuka, berjamur dan dapat membusuk serta mengeluarkan aroma tidak sedap karena bakteri. Alat jenis ini juga cepat berkarat jika sering dicuci. Terjadi migrasi logam yang masuk ke masakan.
2. Aluminium dan Anoda.
Banyak sekali alat masak yang terbuat dari logam Aluminium, biasanya banyak digunakan oleh lapisan masyarakat dari menengah kebawah dan juga pedagang makanan.
Bahan metal ini dikenal sebagai penghantar panas yang baik, sangat mempengaruhi rasa makanan yang di masak sehingga untuk membuat makanan menjadi lebih enak rasanya biasanya kita harus menambah dengan penyedap rasa yang berbahaya bagi kesehatan. Apalagi aluminium itu juga bisa ikut termakan ( migrasi ) atau masuk ke dalam makanan yang kita masak, efek samping Aluminium sangat berbahaya bagi kesehatan.
3. Anti lengket / Teflon
Alat masak yang menggunakan anti lengket biasanya menggunakan logam Aluminium kerena sifatnya sebagai penghantar panas yang baik. Lapisan nonsticknya dapat tergores, sumbing dan mengelupas. Lapisan nonstick dapat menyebabkan kanker dan juga mengeluarkan polymer fume yang sangat berbahaya untuk paru – paru ( lihat google- flu Teflon ). Sangat berbahaya untuk anak - anak. Dan juga alat ini memiliki umur yang terbatas ( rata-rata 6 bulan setelah pemakaian pertama ) apalagi bila sudah terkelupas harus segera diganti. Terjadi migrasi dari lapisan Anti lengketnya masuk kedalam masakan, bila alat masak sudah tergores atau terkelupas, maka logam Aluminiumnya juga akan migrasi ke masakan.
Bahan - bahan ini mudah pecah dan merupakan bahan yang jelek untuk pendistribusian panas sehingga biasanya dicampur dengan bahan - bahan lain seperti timbal hitam yang sangat berbahaya bagi kesehatan.Makanan yang kita masak juga dapat menempel. Terjadi migrasi dari bahan tambahannya kedalam masakan.
5. Stainless Steel type 18/8 dan 18/10 atau yang lebih rendah
Stainless Steel type ini merupakan alat yang susah dibersihkan bila makanan hangus dan menempel, membutuhkan jumlah minyak dan air yang lebih banyak daripada alat masak yang lain. Pendistribusian panas yang buruk sehingga masakan harus dimasak agak lama sehingga nutrisi yang ada dalam sayuran hilang.
Penggunaan sebagai Alat masak baru dilakukan dalam kira-kira 5 tahun terakhir ini, sebelumnya hanya dipergunakan untuk alat-alat kedokteran, baik itu sebagai alat bedah maupun yang ditanam didalam tubuh. Titanium Stainless Steel sebagai peralatan masak tidak menyebabkan terjadinya migrasi logam yang akan masuk kemasakan yang dapat berakibat pada kesehatan kita untuk jangka panjang.Stailess Steel 316 Ti tidak akan bereaksi negatif terhadap asam dan enzim yang terdapat dalam masakan, makanan yang tersimpan dalam alat masak 316 Ti dapat tersimpan aman tanpa dipengaruhi oleh reaksi kimia dari bahan metal.
Saat ini sebagai alat masak hanya Saladmaster satu-satunya didunia yang menggunakan
logam Stainless Steel 316 Titanium.
Jadi sekarang anda bisa lebih waspada untuk lebih memperhatikan alat masak yang anda gunakan. Apakah anda ingin hidup sehat selalu atau tanpa disadari membunuh diri anda sendiri secara perlahan - lahan ???
Untuk informasi & demo hubungi:
Happy Healthy Cooking Surabaya
Kertabumi EC-29A. Prambanan Residence Surabaya
Telp/Fax : 082139553545, 08123105702
Email : henscole@yahoo.com



